Bandar Lampung – Tim Buser Kepolisian Sektor (Polsek) Kedaton Bandarlampung mengamankan dua pelaku pencurian mobil dengan modus duplikat kunci.
Kedua pelaku berhasil mencuri mobil jenis Honda HRV warna hitam BE 1095 CV saat terparkir di Klinik Kecantikan dr Anggi Mutia Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Para pelaku yang diamankan petugas adalah Safri Irawan, warga Sukarame Bandar Lampung, dan Mayer Fahrizal, warga Natar Lampung Selatan, keduanya diamankan di kediaman masing-masing pada Kamis (9/9) sekitar pukul 05:00 WIB.
Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri mengatakan, pencurian mobil tersebut terjadi pada Rabu (8/9) sekitar pukul 11:00 WIB saat korban Riri, warga Bandarlampung memarkirkan mobilnya untuk mulai bekerja, namun selang beberapa menit kemudian mobil miliknya hilang di parkiran.
“Kemudian korban melaporkan kejadian ke Polsek Kedaton dan kita mintai keterangan, dari hasil keterangan kita mendapati orang yang dicurigai,” ujar kapolsek.
Ery menambahkan, usai meminta keterangan korban, anggota langsung melakukan pengejaran setelah mengantongi identitas pelaku yang curigai, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap.
“Setelah dimintai keterangan otak dari pencurian itu Safri Irawan merupakan petugas kebersihan Klinik Kecantikan,” katanya.
Berdasarkan pengakuan salah seorang pelaku Safri, sambung Kapolsek, pelaku Safri menduplikatkan kunci mobil HRV tersebut saat meminjam mobil Riri beberapa minggu lalu. Ia datang ke toko duplikat kunci dan membayar uang sebesar Rp1.5 juta.
“Setelah berhasil membuat kunci duplikat mobil tersebut, Safri menghubungi rekannya Mayer untuk mengeksekusi mobil yang terparkir di halaman klinik kecantikan dr Anggi Mutia,” katanya.
Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku melakukan perlawanan saat diamankan petugas. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan maksimal ancaman tujuh tahun penjara.
Korban Riri mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kedaton yang berhasil mengungkap laporannya kurang dari 24 jam.
“Awalnya diberitahu kawan, saya kira main-main taunya bener hilang, saya langsung buat laporan. Kalau sama pelaku saya kenal baru beberapa bulan lalu,” pungkasnya. (Ant)





