Gubernur Lampung terima penghargaan Anugerah Perkebunan Indonesia dari Kementan

Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima penghargaan Anugerah Perkebunan Indonesia Tahun 2022 atas pengawalan dan pendampingan kebijakan pembangunan perkebunan dari Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan diterima Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam acara Pembukaan Perkebunan Indonesia Expo 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan , Rabu.

Anugerah Perkebunan Indonesia 2022 yang diberikan dalam rangka mendorong kemajuan pelaku dan juga komoditi perkebunan serta mewujudkan era baru perkebunan Indonesia juga diterima Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo, Bupati Jembrana dan Bupati Sukoharjo, PT Pura Barutama, PT Java Triangle dan kelompok usaha bersama Mitra Mandala.

Berdasarkan keterangan resmi Kominfotik Provinsi Lampung yang diterima di Bandarlampung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang hadir dan mengambil peran dan upaya menghadirkan perkebunan Indonesia yang makin baik dan makin maju.

“Apa yang Dirjen dan Menteri Pertanian telah lakukan bersama gubernur para bupati untuk menghadirkan perkebunan sebagai kekuatan ekonomi bangsa, tidak hanya itu mampukah kita mengukur perkebunan ini telah mampu meresonansi, memberikan energi agar rakyat sejahtera khususnya para petani petani kebun kita”, ujarnya.

Semua negara, lanjutnya, menghadapi masalah ekonomi dan keuangan yang sangat besar.
Indonesia tidak boleh seperti negara lain yang harus berbuat sesuatu bahkan ditolong oleh lembaga-lembaga dunia, Indonesia tidak bahkan inflasinya termasuk paling rendah di dunia hanya 5,42 persen dan pertumbuhan ekonominya 5,4 persen.

“Enggak gampang itu, kenapa inflasi 5,42 persen dan kenapa pertumbuhan ekonomi yang 5,4 persen salah satunya karena pertanian dan perkebunan menyangga Republik ini dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu Dirjen Perkebunan Andi Nur Alamsyah dalam laporannya mengatakan, pertanian merupakan salah satu sektor yang paling berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemi beberapa tahun belakangan ini kontribusinya terbukti membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang masih mampu menguatkan ekonomi dalam menghadapi berbagai krisis dan ancaman presisi dunia.

Sektor pertanian sukses menjadi penyumbang devisa negara sekaligus peningkatan PDB Indonesia menurut data primer pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal ketiga 2022 tumbuh sebesar 5,72 persen di mana sektor pertanian menyumbang 12,91 persen atau bertumbuh sebesar 1,65 persen.

Pertanian tumbuh meyakinkan baik pada sisi produktivitas maupun ekspor PDB pertanian tumbuh 2,2 persen pada triwulan ketiga 2022.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik nilai ekspor pertanian Januari sampai Oktober 2022 sebesar Rp550,11 triliun atau naik 7,37 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021. (Ant)